Sajak rindu selalu kurakit dalam bait
Menyapamu yang tak lagi seperti kala itu
Inginku ungkap rasa rindu yang menderu
Menerkam hati yang semakin sembilu
Menanti kabar darimu yang tak mungkin lagi ku temu
Hingga kutau, aku mengejarmu yang semakin menjauh
Dan lagi-lagi aku merindu dalam anganku
Andai kalian tau, kebersamaan kita adalah senyum terindahku
Namun luntur tanpa sisa setelah tangis piluku
Sajakku pun berhenti namun rinduku tak kunjung surut
Detik waktu seakan mengejekku
Menertawakanku dalam waktu yang kubuang sia-sia
Menunggu akan disapa lebih dulu
Dan yang kudapat adalah luka
Dilema, tetap merindu
atau menghapus yang laluOleh : Nonop